Ketua Yayasan Harapan Taheta

Dedy Baboe, M.Kes

Selalu ada harapan

Hiduplah dengan penuh harapan, karena dengan harapan lah manusia menjadi berarti. Tahun boleh berganti, ketidakpastian selalu membayangi, tapi yakinlah akan ada harapan untuk hidup yang lebih baik.

Bawi Hadohop

Perempuan saling tolong menolong

Tuesday, 18 October 2022

Pertemuan para pemangku kepentingan (pemerintah, perusahaan, swasta) dalam pemberdayaan ODHIV yang memiliki keterampilan untuk dapat bekerja, Samarinda, Kaltim

 Pertemuan para pemangku kepentingan (pemerintah, perusahaan, swasta) dalam pemberdayaan ODHIV yang memiliki keterampilan untuk dapat bekerja, Kamis, 29 September 2022 Samarinda, Kalimantan Timur 

“Stakeholder meetings (government, companies, private sector) in empowering PLHIV who have the skills to be able to work”.


Pendahuluan.
    Pertemuan Advokasi dengan melibatkan pemangku kepentingan dan pengambil kebijakan agar usaha Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) yang telah disiapkan maupun yang telah berjalan  mendapat dukungan dari lembaga pemerintah maupun pihak swasta untuk meningkatkan usaha produktif Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) baik dalam membantu pendistribusian hasil usaha maupun dukungan dalam bentuk barang maupun pendanaan bagi Kelompok Usaha KDS dan memberikan kesempatan adanya lowongan pekerjaan secara individu bagi mereka yang mempunyai kemampuan.
     Di kota Samarinda ada sekitar kurang lebih 1.000 odha yang sudah mendapat dukungan psikososial dari KP Mahakam Plus, dan masih banyak dari mereka yang belum mempunyai usaha mandiri untuk menunjang ekonomi mereka. Untuk itu KP Mahakam Plus bersama dari YAYASAN HARAPAN TAHETA dengan di support oleh Gilead Science Inc. Samarinda mengadakan kegiatan pertemuan pemangku kepentingan. Untuk membuka peluang akses-akses dana yang ada di setiap stakeholder di kota Samarinda

Tujuan Pertemuan
  • Tersosialisasinya Usaha Produktif Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) kepada pemangku kepentingan untuk pengembangan kelompok secara mandiri
  • Mendapatkan informasi untuk meningkatkan usaha produktif kelompok maupun lowongan pekerjaan bagi individu.
  • Adanya potensi dukungan dari pemangku kepentingan maupun pengambil keputusan untuk meningkatkan usaha produkti Kelompok Dukungan Sebaya (KDS)

Hasil Pertemuan

  • BRI sangat terbuka untuk membantu usaha-usaha yang sudah di jalankan oleh komunitas dan akan terus menginformasikan terkait produk BRI yang dapat diakses
  • BRI meminta KP Mahakam Plus membuat daftar usaha-usaha yang sudah berjalan minimal 6 bulan sehingga dapat segera di lakukan
  • Dinas Sosial mempunyai program bantuan dengan bunga 0% yang bisa di akses yang merupakan bantuan untuk keluarga miskin untuk membangun dan mengembangkan usaha. Untuk syarat dan ketentuan akan di sampaikan melalui KP Mahakam Plus
  • Adanya kesepakatan dari pemilik usaha untuk membuka peluang pekerjaan bagi komunitas yang memerlukan pekerjaan. Baik sebagai karyawan tetap atau part time.








Monday, 17 October 2022

Pertemuan Pemangku Kepentingan (Pemerintah, Perusahaan, Swasta) Dalam Pemberdayaan ODHIV Yang Memiliki Keterampilan Untuk Dapat Bekerja, Pontianak, Kalbar

 

Pertemuan Pemangku Kepentingan (Pemerintah, Perusahaan, Swasta) Dalam Pemberdayaan ODHIV Yang Memiliki Keterampilan Untuk Dapat Bekerja. Rabu, 21 September 2022, Pontianak, Kalimantan Barat.

Stakeholder meetings (government, companies, private sector) in empowering PLHIV who have the skills to be able to work.


Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Jaringan Indonesia Positif (JIP) mengenai kebutuhan ODHIV dalam konteks COVID-19, sebagian besar dari responden mengatakan mereka rentan secara ekonomi. Survei ini menemukan bahwa hampir 30 persen dari responden kehilangan pendapatan mereka, 25 persen tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar mereka dan 5 persen bahkan tidak dapat membayar biaya sewa rumah. Untuk itu dibutuhkan peran berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pemulihan ekonomi bagi yang terdampak, salah satu upaya yang akan dilakukan yaitu dengan memberikan pelatihan ketrampilan dan dukungan usaha bagi mereka. Upaya massif ini diharapkan dapat memulihkan ekonomi bagi Orang Dengan HIV serta ke depan akan berdampak pada peningkatkan Indeks Pembangunan Manusia di Kota Pontianak.

Maka dari itu melalui Lembaga Jaringan Indonesia Positif di wilayah Kalimantan Barat telah melaksanakan Pertemuan Pemangku Kepentingan (Pemerintah, Perusahaan, Swasta) Dalam Pemberdayaan ODHIV Yang Memiliki Keterampilan Untuk Dapat Bekerja. Kegiatan ini di dukung dalam keberlanjutan program Yayasan Harapan Taheta (YHT) bermitra dengan  Gilead Sciences, Inc

Hasil Pertemuan:

  • Dinas Koperasi dan UMKM juga telah melibatkan 30 ODHIV untuk pelatihan Keladi Air yang dilakukan di Puskesmas Gang Sehat Kota Pontianak
  • Dukungan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalbar melalui Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja bekerjasama dengan KPAP Kalimantan Barat.
  • Saat ini seluruh informasi lowongan pekerjaan, informasi tentang pelatihan ketrampilan dapat diakses oleh peserta melalui WhatsApp Grup.






Sunday, 2 October 2022

“Stakeholder meetings (government, companies, private sector) in empowering PLHIV who have the skills to be able to work”

Pertemuan para pemangku kepentingan (pemerintah, perusahaan, swasta) dalam pemberdayaan ODHA yang memiliki keterampilan untuk dapat bekerja,
Palangkaraya, Selasa, 20 September 2022

“Stakeholder meetings (government, companies, private sector) in empowering PLHIV who have the skills to be able to work”.



Pertemuan ini merupakan pertemuan Advokasi dengan menghadirkan para pemangku kepentingan dan pengambil kebijakan untuk turut peduli dan mendapatkan dukungan kepada kelompok panyitas Orang dengan HIV (ODHIV) yang dapat produktif dan berdaya guna dan yang  telah memiliki usaha Kecil maupun yang telah memiliki keterampilan untuk dapat dibantu dalam pengembangan usaha serta diberi kesempatan untuk dapat pekerjaan sesuai dengan kemampuan dan keterampilan mereka. Selain itu diharapkan agar ada lembaga yang dapat memfasilitasi untuk meningkatkan keterampilan mereka. Adapun Stakeholder yang hadir bersama dengan perwakilan KDS Peduli OHIV ada sebanyak kurang lebih 25 orang yang dilaksanakan di Holel Global, 20 September 2022.  Pertemuan ini dibuka oleh Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Kota Palangkaraya sekaligus sebagai Walikota Palangkaraya yang diwakili oleh Sekretaris KPA Kota sekaligus Anggota Dewan DPRD Kota Palangkaraya Ibu. Susi Idawati Hasbi. Pada penghujung acara diberikan Plakat sebagai ucapan Terima Kasih kepada Ibu. Asro Laelani Indrayanti dan Ibu Yeni Wijiastuti dari UMKM Bahalap yang selama ini turut peduli dan membantu para anggota Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Peduli ODHIV untuk mendapatkan keterampilan dalam berwirausaha.

Tujuan Pertemuan

  • Tersosialisasinya Usaha Produktif kelompok Dukungan Sebaya (KDS) kepada stakeholders untuk pengembangan Kelompok secara mandiri.
  • Mendapatkan informasi untuk meningkatkan usaha produktif Kelompok maupun lowongan pekerjaan bagi individu.
  • Adanya potensi dukungan dari Stakeholders maupun pengambil keputusan untuk meningkatkan usaha produktif Kelompok Dukungan sebaya (KDS).

Hasil Pertemuan

  1. Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Palangkaraya (Dinakertrans) akan mencoba berusaha melibatkan para penyintas terutama Kelompok ODHIV untuk turut serta dalam mengikuti pelatihan yang di fasilitasi dinakertrans.
  2. Beberapa lembaga seperti Pariwisata siap membantu bila ada produk UMKM yang siap dipasarkan untuk dibantu dalam pendistribusian penjualan melalui outlet-outlet binaan dari Dinas Pariwisata, serta dari beberapa Pelaku Usaha turut membantu dalam peningkatkan keterampilan lainnya seperti membuat aneka makanan cemilan, Barista dll.







Sunday, 11 September 2022

“KETERLIBATAN PENDAMPINGAN BAGI SINGLE PARENT SEBAGAI KELOMPOK MARGINAL DALAM PENGUATAN KOMUNITAS BAWI HADOHOP”

 “KETERLIBATAN PENDAMPINGAN BAGI SINGLE PARENT SEBAGAI KELOMPOK MARGINAL DALAM PENGUATAN KOMUNITAS BAWI HADOHOP”


Beberapa waktu lalu Yayasan Harapan Taheta (YHT) mendampingi rekan2 dari Komunitas Marginal yaitu perwakilan dari kaum perempuan Single Parent. Untuk diketahui bahwa  Komunitas marginal ini sebelumnya telah lama di damping oleh YHT. Dalam perkembangannya, tepatnya pada tanggal 1 April 2021 komunitas ini membentuk  kelompok yang diberi nama “BAWI HADOHOP” diambil dalam Bahasa Dayak artinya “perempuan saling tolong menolong”.

Adapun semangat dari pembentukan Kelompok BAWI HADOHOP merupakan bagian untuk membantu para perempuan yang memiliki riwayat permasalahan yang sama seperti mengalami kasus kekerasan rumah tangga, kekerasan seksual, maupun yang ditinggal pasangannya (suami), yang semuanya mengakibatkan para perempuan ini menjadi hidup sendiri maupun yang telah memiliki anak.  Tujuan Komunitas “BAWI HADOHOP yaitu:

  1. Menjadi pusat perkumpulan Sebaya Perempuan (Single Parent, KDRT, marginal, ketidakberdayaan ekonomi) di Kalimantan Tengah
  2. Sebagai wadah saling bantu-membantu dalam setiap permalasahan
  3. Menjadi organisasi/perkumpulan perempuan mandiri tanpa membedakan Suku, Agama, maupun warna kulit







Monday, 29 August 2022

WORKSHOP PENGIAT P4GN DI LINGKUNGAN MASYARAKAT

 

PERTEMUAN

WORKSHOP PENGIAT P4GN DI LINGKUNGAN MASYARAKAT

Palangkaraya, 9 Agustus 2022”


Yayasan Harapan Taheta berkesempatan menghadiri pertemuan Workshop Penggiat Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Tengah. Pelaksanaan kegaitan tersebut diselenggarakan pada hari Selasa, 9 Agustus 2022 di Hotel Bahalap Palangkaraya. Adapun peserta yang hadir sebanyak kurang lebih 25 orang dari beberapa organsasi/ Lembaga Masyarakat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Adapun organsasi/lembaga tersebut seperti Dewan Adat Dayak (DAD), Fordayak, Gerdayak, GEPAK, MUI, KBB, PWI, dan beberapa organisasi lainnya termasuk Yayasan Harapan Taheta organisasi yang bergerak khusus di bidang Kesehatan.

Dari pertemuan tersebut BNNP Kalimantan Tengah mengajak agar Organisasi/lembaga Masyarakat Provinsi Kalimantan Tengah untuk turut membantu secara langsung dalam memerangi Peredaran Narkoba. Hal ini dikarekan mengingat organisasi/lembaga ini memiliki sayap dan anggota sampai ke pelosok terpencil (desa). Saatnya semua pihak turut membantu dalam memerangi peredaran dan dampak Narkoba.






Wednesday, 3 August 2022

PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN (USAHA KECIL MENENGAH) UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS KELOMPOK ODHA DI KOTA SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR 14-16 Juni 2022

 KEWIRAUSAHAAN (USAHA KECIL MENENGAH) UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS KELOMPOK ODHA DI KOTA SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR 

14-16 Juni 2022

(Entrepreneurship Training Small and Medium Enterprises To Increase the Capacity of PLHIV Group in East Kalimantan).


Pertemuan ini merupakan bentuk pelatihan bagi ODHIV di KDS dan merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang pertama. Yang mana pertemuan pertama sudah teridentifikasi jenis usaha yang berjalan dan berkembang serta berpotensi untuk di kembangkan oleh KDS yang ada di kota Samarinda. Tujuan dari kegiatan Pelatihan ini yaitu (1) Mendapatkan pengetahuan tentang usaha kreatif produktif (2) Mendapatkan ketrampilan baru, jenis usaha maupun peningkatan ketrampilan untuk pengembangkan usaha produktif. Kegiatan pelatihan ini dihadiri sebanyak 24 peserta baik dari ODHIV sendiri maupun para penggiat HIV di Samarinda.

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama 3 hari selain di ruang pertemuan Yen’s Dlight sebagai pertemuan pertama untuk memberikan materi penguatan dan pembekalan sekaligus menumbuhkan semangat untuk beriwausaha. Selanjutnya pelatihan di hari ke 2 dan ke 3 dilaksanakan pelatihan Merias wajah dan memotong rambut, serta membuat berbagai aksesoris yang sederhana serta membuat aneka makanan cemilan seperti kue Pembuatan kue kering, brownies, tahu bakso dan empek-empek yang dilaksanakan di rumah produksi serta ruang pertemuan di Lembaga Pontianak Plus.

Hasil kegiatan pelatihan kewirausahaan (Usaha Kecil Menengah) untuk meningkatkan kapasitas kelompok ODHA di Kota Samarinda Kalimantan Timur   ini adalah:

  •  peserta memiliki pengetahuan dan wawasan terkait jenis usaha produktif
  • peserta memiliki ketrampilan dasar tentang jenis usaha kreatif tidak hanya 1 jenis usaha tapi juga mencoba di beberapa usaha, misal yang di kelompok memasak ternyata ingin juga belajar membuat souvenirs.
  • peserta memiliki ketrampilan usaha untuk menjalankan usaha produktif kreatif terkait bagaimana menjual produk yang sudah mereka hasilkan.
  • Peserta di praktekan cara membuat olahan makanan basah (kue-kue dan gorengan) karena peminat jenis makanan ini sangat banyak.
  • Peserta mempelajari cara merias diri, selain ketrampilan ini dapat menghasilkan uang juga dapat membantu peserta untuk di aplikasikan ke diri mereka dan keluarga.










Tuesday, 2 August 2022

Entrepreneurship Training (Small and Medium Enterprises) To Increase the Capacity of PLHIV Group in South Kalimantan, 28 – 30 Juni 2022

 

PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN (USAHA KECIL DAN MENENGAH) UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS KDS (ODHIV) DI KALIMANTAN SELATAN Banjarmasin 28 30 Juni 2022

Entrepreneurship Training (Small and Medium Enterprises) to Increase the Capacity of PLHIV Group in South Kalimantan


Beberapa waktu lalu melalui program YHT atas dukungan Gilead Inc, bagi Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) penggiat HIV bersama ODHIV di Banjarmasin, Kalimantan Selatan bersama PKBI telah melaksanakan kegiatan Pelatihan kewirausahaan (Kecil dan Menengah) untuk meningkatkan Kapasitas rekan-rekan KDS dalam berwirausaha mandiri. Adapun kegiatan tersebut di ikuti peserta sebanyak 25 orang yang bertujuan untuk: (1) Mendapatkan pengetahuan tentang usaha kreatif produktif, (2) Mendapatkan keterampilan baru jenis usaha maupun meningkatkan keterampilan dan (3) untuk pengembangan usaha produktif.

Hasil Yang Diharapkan: (1) Terselengaranya pelatihan bagi ODHIV di KDS di Provinsi Kalimantan Selatan. (2) Peserta (ODHIV) memiliki wawasan pengetahuan baru tentang jenis usaha produktif kreatif. (3) Meningkatkan keterampilan peserta (ODHIV) tentang jenis usaha produktif kreatif. (4). Termotivasinya peserta (ODHIV) melalui KDS untuk mampu menjalankan Usaha produktif kreatif.

Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan selama 3 hari bertempat di Hotel Victoria pada hari pertama untuk mendapatkan pembekalan teori pelatihan. Dan dihari ke 2 dan ke 3 dilaksanakan praktek pelatihan berupa pelatihan pembuatan Pizza dan Potong rambut dasar (Babershop) bertempat di Rumah Produksi Pizza Rukun dan rumah Alam Sungai Andai Banjarmasin. 

Akhir Pelatihan: (1) KDS memiliki keterampilan untuk membuat usaha produktif melalui pelatihan pembuatan Pizza dan barbershop. (2) KDS mendapatkan cara untuk berusaha serta tau tentang Teknik pemasaran produk yang dihasilkan. (3). KDS siap menjadi wadah usaha mandiri maupun berkelompok dibidang kuliner dan potong rambut.