Ketua Yayasan Harapan Taheta

Dedy Baboe, M.Kes

Selalu ada harapan

Hiduplah dengan penuh harapan, karena dengan harapan lah manusia menjadi berarti. Tahun boleh berganti, ketidakpastian selalu membayangi, tapi yakinlah akan ada harapan untuk hidup yang lebih baik.

Bawi Hadohop

Perempuan saling tolong menolong

Tuesday, 25 December 2018

Selamat Natal 25 Desember 2018

Yayasan Harapan Taheta mengucapkan Selamat hari Natal 25 Desember 2018 dan selamat menyongsong Tahun Baru 1 Januari 2019. Semoga kebaikan dan kemurahan selalu menjadi bagian diri kita untuk melahirkan kepedulian, dan toleransi kepada sesama. Tuhan Menyertai.



Monday, 10 December 2018

Pertemuan TOMA, TOGA, & Guru Sekolah tentang HIV AIDS di Murung Raya

Yayasan Harapan Taheta bersama dengan KPA Provinsi KALTENG berkesempatan untuk memberikan informasi dasar kepada Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, dan guru guru sekolah di Kabupaten Murung Raya pada tanggal 10 Desember 2018. Terima kasih kepada dinas kesehatan Kabupaten Murung Raya yang telah mengundang tim dari Palangkaraya untuk melakukan sosialisasi mengenai HIV AIDS. Diharapakan para TOMA, TOGA, dan Guru guru dapat menjadi ujung tombak penyebaran informasi mengenai HIV AIDS secara baik dan terukur kepada masyarakat.

Perjalanan ke Kabupaten Murung Raya sangat berkesan, pulang pergi melintasi 6 kabupaten, menaiki gunung menuruni lembah, dengan pemandangan yang membuat decak kagum tiada henti, sungguh indah bumi Kalimantan Tengah dengan segala ciptaan Tuhan, sungguh merupakan pengalaman yang tidak terlupakan.








Sunday, 2 December 2018

Rangkaian kegiatan HAS 2018

Yayasan Harapan Taheta bersama dengan organisasi peduli AIDS di KALTENG turut serta dalam kampanye HAS 2018 yang dilaksanakan tanggal 2 Desember 2018 di Bundaran Besar Palangka Raya. Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, tapi tetap dapat menjadi motivasi agar semua orang mengetahui apa itu HIV AIDS, jauhi penyakitnya jangan jauhi orangnya. Sesuai dengan tema HAS 2018, "saya berani saya sehat", maka kita harus berani untuk menghadapi virus HIV dan penyakit AIDS, berani mengetahui status kita dengan cara VCT, dan berani bicara mengenai HIV AIDS kepada siapa saja, agar kita, keluarga, masyarakat tetap sehat.










Saturday, 1 December 2018

Peringatan Hari AIDS Sedunia 2018

Yayasan Harapan Taheta ikut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan HAS 2018. 
Bersamaan dengan HAS 2018 tanggal 1 Desember 2018, juga diadakan seminar nasional Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya yang pertama. Sebagai bukti seluruh elemen di bidang kesehatan dan pendidikan ikut terlibat dan berpartisipasi dalam penanggulangan  HIV AIDS, maka Universitas Palangka Raya,  FK UPR bersama dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi KALTENG, Yayasan Harapan Taheta, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) cabang KALTENG, dan komunitas peduli HIV AIDS di KALTENG, melakukan penyematan pita merah secara simbolis kepada : REKTOR UPR, Dr. Andre Elia, Dekan FK UPR, dr. Donna Kahanjak, perwakilan narasumber, dan perwakilan peserta. Pita merah juga turut dipasang oleh seluruh peserta seminar yang hadir. Pemasangan  pita merah sebagai lambang kepedulian terhadap saudara saudara kita yang terinfeksi HIV. Pada kesempatan tersebut juga diserahkan plakat penghargaan dari Yayasan Harapan Taheta (Mirhan), kepada FK UPR (dr. Donna) sebagai ucapan terima kasih sudah mensukseskan kegiatan HAS 2018.

 











Tuesday, 25 September 2018

Kegiatan Yayasan Harapan Taheta

Tim Yayasan Harapan Taheta bersama dengan KPA Provinsi KALTENG dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi KALTENG dalam rapat koordinasi tentang upaya pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS bersama mitra pengusaha industri pariwisata (pemilik hotel, tempat hiburan dll). (Tim : Dedy Baboe & Mirhan).






Sunday, 4 March 2018

Pembukaan Kebun Tiawu oleh Yayasan Harapan Taheta

http://kebuntiawu.blogspot.co.id/

Pada tanggal 28 Februari 2018 yang lalu, Kebun Tiawu secara resmi memulai kontribusinya bagi masyarakat umum melalui program edukasi kesehatan melalui pertanian dan perikanan.  Kebun Tiawu yang berada di bawah naungan Yayasan Harapan Taheta sudah memulai kegiatannya satu tahun sebelumnya.  Tujuan dibukanya Kebun Tiawu bagi masyarakat umum tidak terlepas dari Visi dan Misi Yayasan Harapan Taheta dalam meningkatkan derajat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah melalui berbagai program kegiatan di bidang kesehatan dan pendidikan.

Semoga keberadaan Kebun Tiawu dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah sesuai dengan Visi dan Misi yang telah dicanangkan oleh Yayasan Harapan Taheta.



Monday, 22 January 2018

Talkshow Radio Peringatan Hari HIV dan AIDS 2017," Saya Berani, Saya Sehat"

Peringatan HAS sedunia di Banjarmasin dengan tuan rumah Lembaga Kajian KeIslaman (LK3), diisi dengan acara talkshow di RRI Banjarmasin. Narasumber untuk kegiatan ini : Louise Huliselan (M21), Nawan (GKE, Harapan Taheta), Hapniah (Direktur eksekutif PKBI KALSEL). Cukup banyak peserta yang mengikuti kegiatan ini, dan kepedulian terhadap HIV & AIDS tampaknya sangat tinggi di kota Banjarmasin, hal ini dapat dilihat dari banyaknya peserta yang bertanya secara antusias. Pengetahuan dasar mengenai HIV & AIDS disampaikan narasumber, stigma dan diskriminasi juga dibahas. Selain ketiga narasumber yang ada, juga hadir aktivis HIV& AIDS yang sudah open status. Tentu saja ini sangat memotivasi bahwa kita harus berani dalam menghadapi penyebaran HIV, karena hanya dengan keberanian dan kepedulian kita bisa tetap sehat.