Telah
4 tahun Yayasan Harapan Taheta (Harpata) hadir di Provinsi Kalimantan Tengah. Sejak tanggal 13
Agustus 2016 yang telah resmi menjadi lembaga dengan legalitas dari Kementerian
Hukum dan Ham RI. Hadirnya Yayasan Harapan Taheta memberikan warna baru bagi
masyarakat yang khusus bergerak di bidang Pendidikan Kesehatan berjalan dengan
visinya “Menjadikan Yayasan dibidang
Kesehatan Profesional, Tangguh dan Mandiri dengan Berorientasi Mensejahterakan
Masyarakat”.
Masalah
kesehatan di masyarakat akan tetap terus ada bahkan berkembang, bukan hanya terdapat
kasus penyakit umum saja (ISPA, Malaria, DBD dll) yang diikuti penyakit degenerative,
akan tetapi penyakit lama yang mestinya sudah tidak ada lagi potensi akan
muncul kembali(Campak, Rabies, Leptospirosis, Polio, Kolera ataupun Sampar/Pes).
Selain itu masalah yang terus menghantui adalah pelayanan kesehatan yang masih
kurang sepenuh hati memberikan layanannya terutama kepada masyarakat yang
kurang mampu. Banyaknya syarat dan regulasi yang harus ditempuh untuk
mendapatkan hak kesehatan secara optimal. Bagi masyarakat menengah ke atas akan
mudah mendapatkan akses tersebut plus adanya akses keluarga atau imbal balik jasa menambah nikmatnya
akses pelayanan kesehatan diberikan. Berbanding terbalik dengan masyarakat
miskin, sudah didera musibah sakit harus berjuang mendapatkan akses hak
kesehatan dengan birokrasi yang rumit dan dipersulit.
Seperti
saat ini seluruh dunia bergelut melawan Pandemi penyakit dari hadirnya virus
baru Covid-19, Munculnya virus tersebut baik dari sebuah konspirasi ataupun
alami tidak akan mengubah keadaan bahwa masyarakat menerima dampak tersebut. Hal
yang perlu dilakukan adalah mencegahnya dan jangan sampai muncul hal penyakit
(virus) yang baru lagi. Dikalimantan Tengah sendiri perlawan itu terus
dilakukan walaupun penanganannya belum optimal. Bila penanganan ini lebih
dispesifik dilakukan berdasarkan tatacara penanganan WABAH sesuai standar serta
mengutamakan tatacara Pencegahan yang spesifik, pasti badai virus ini akan belalu. Tiga lini yang mesti
dikuatkan dalam menghadapi Pandemi ini yaitu Pencegahan (sosialisasi dll),
keamanan dan perputaran ekonomi.
Walaupun masih jauh dari
harapan banyak orang, akan tetapi hingga saat ini kami cukup bangga dapat memberikan
pelayanan seperti pemberian informasi, memberikan bantuan, melakukan pertemuan
bersama, menjalin silahturahmi, serta melakukan pendampingan kepada setiap
individu maupun kelompok masyarakat bahkan kelompok agama. Kehadiran Yayasan
Harpata selama ini bergelut di Kesehatan Resproduksi, HIV-AIDS, kesetaraan
gender (perempuan dengan single parent) serta mengurangi dampak Stigma dan
Diskriminasi dimasyarakat menjadi kegiatan utama yang dilakukan saat ini. Tidak
menutup kemungkinan Yayasan Harpata akan mewujudkan mimpi Utamanya untuk
membangun Sekolah Kesehatan yang mampu sampai dunia Internasional serta Rumah
Sakit Khusus rehabilitasi Medik pasca trauma dan Stroke yang semua itu
terintegrasi.
Capaian Yayasan Harpata
saat ini tidak hanya bersumber dari kekuatan personilnya saja akan tetapi
keterlibatan mitra serta berjejaring yang turut mendukung setiap pelaksanaan
program kegiatan yang dilakukan. Adapun mitra tersebut seperti; Dinas Kesatuan
bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Kesehatan provinsi maupun Kota, Komisi Penanggulangan
AIDS (KPA) Provinsi maupun Kota, Perkumpulan Keluarga berencana Indonesia
(PKBI) Provinsi maupun cabang kota Palangkaraya, Komunitas Barigas Bahalap,
Komunitas Bawi Hatue Lapang Pambelum (Bahalap), dan Komunitas Bawi Hadohop (Perempuan single parent) serta lembaga
lintas Agama. Terima kasih yang luar biasa kepada lembaga donor Niwano Peace Foundation serta para donator
Individu yang luar biasa turut berpartisipasi serta memberikan kepercayaan
kepada Yayasan Harpata dalam mendukung program kegiatannya. Semua mitra kami
berharap agar tidak putus dalam komunikasi dan terus untuk bersama-sama saling
berkolaborasi sesuai dengan fungsi, tugas serta program kegiatan yang sesuai.
Bekerja di area yang cukup
luas dan kompleks membutuhan resources
yang baik. Selain sumber uang yang menjadi modal untuk menjalankan operasional
serta program kegiatan, tidak kalah pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki kompetensi baik Yayasan Harpata
akan mampu mewujudkan cita-citanya untuk membantu masyarakat Kalimantan Tengah menjadi
maju mandiri dan unggul. Semoga tahun-tahun kedepan Yayasan Harpata akan lebih
baik lagi dan mampu mewujudkan impiannya dengan berjuang sepenuh hati.
Salam,
Dedy
Ketua Yayasan Harapan Taheta