Ketua Yayasan Harapan Taheta

Dedy Baboe, M.Kes

Selalu ada harapan

Hiduplah dengan penuh harapan, karena dengan harapan lah manusia menjadi berarti. Tahun boleh berganti, ketidakpastian selalu membayangi, tapi yakinlah akan ada harapan untuk hidup yang lebih baik.

Bawi Hadohop

Perempuan saling tolong menolong

Saturday, 18 May 2019

Audiensi Lintas Agama



Yayasan Harapan Teheta melakukan Pertemuan “Audiensi Lintas Agama” terkait “Respon Kepedulian Menanggulangi Stigma Dan Diskriminasi Bagi Orang Dengan HIV & AIDS Melalui Forum Lintas Agama Diprovinsi Kalimantan Tengah”.  Pertemuan ini menjadi salah satu kegiatan Yayasan yang telah mendapat Dukungan penuh dari “Niwano Peace Foundation-Japan”. Melalui kegiatan ini menciptakan slogan “dalam menciptakan kedamaian bagi umatNya melalui upaya bersama penanggulangan HIV & AIDS Zero Stigma And Discrimitation 2030. Pertemuan tersebut dilaksanakan pada Hari; Kamis, 2 Mei 2019, di kantor Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Kalimantan Tengah yang di hadiri para undangan (tokoh) perwakilan lintas agama yang berkesempatan hadir pada saat itu yaitu dari Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) Bpk. Pdt. Mihing M.Th, Perwakilan Nahdatul Ulama (NU) Bpk. Fathur Rahman, Perwakilan Katolik, Ibu. Natalia Ririn, Perwakilan Hindu Bpk. Prof. I. Nyoman S, serta perwakilan FKUB Provinsi KALTENG dan KPA Provinsi KALTENG.

Diskusi tersebut memaparkan Kondisi saat ini (2019) kasus HIV & AIDS Provinsi kalimantan Tengah. Secara Kumulatif ada sebanyak 1221 orang terdeteksi HIV & AIDS, meningkat dari tahun lalu (2017) 1.069 kasus. Selama kurun waktu 3 tahun terjadi peningkatan rata-rata 13% setiap tahun. Namun kasus yang ditemukan tersebut jauh dari Estimasi Nasional yaitu sebanyak 4.310 kasus Angka Estimasi Nasional (2012-2016) kasus HIV & AIDS diperkirakan 4.311 kasus, dan hingga saat ini temuan kasus masih 28.3% dari angka Estimasi.

Melihat kondisi tersebut penderita lebih banyak pada usia remaja-dewasa, tanpa memandang ras, suku maupun agama. Hasil komunikasi pihak pelayanan kesehatan (Rumah Sakit, Puskesmas) dan para relawan pendamping ODHA, kebanyakan penderita ini mengalami putus obat dan pasrah dengan keadaan. Belum ada pendekatan secara rohani mengingat ada ketakutan terhadap kondisi mereka dan cap buruk terhadap mereka serta diskriminasi yang mereka alami yang seyogyanya harus mendapat dukungan karena mereka bagian dari umat-Nya.

Maka dari itu penting bersama-sama bergandengan tangan untuk menyelamatkan generasi penerus untuk menghindari penyebaran HIV & AIDS (Epidemi Meluas) dari para tokoh lintas agama untuk terlibat dalam mengurangi stigma dan diskriminasi tanpa ada rasa ketakutan untuk menciptakan kedamaian bagi Umat.

Adapun pertemuan tersebut menghasikan beberapa masukan, pencerahan serta kesepakatan yaitu:

  1. Persepsi yang sama mengenai pencegahan dan penanggulangan HIV & AIDS ;
  2. Perwakilan lintas agama turut peduli dalam upaya penanggulangan HIV & AIDS untuk mengurangi stigma dan diskriminisi terhadap ODHA karena bagian dari Umat-Nya;
  3. Pertemuan lintas agama diharapkan menghasilkan himbauan kepada Umat/Jemaah lintas agama sebagai langkah menginformasikan tentang HIV & AIDS yang benar dan turut berpartisipasi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV & AIDS.




Sosialisasi/Penyuluhan HIV & AIDS di PT. Sukajadi Sawit Mekar

Tim dari Yayasan Harapan Taheta yang menjadi salah satu mitra dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Kalimantan Tengah, turut terlibat dalam melaksanakan “Sosialisasi/Penyuluhan HIV & AIDS Di PT. Sukajadi Sawit Mekar Kabupaten Kotawaringin Timur”.Kegiatan ini melibatkan Yayasan Harapan Taheta, dimana yang menjadi narasumber diperusahaan ini yaitu Drs. Mirhan M.Pd (Pembina Yayasan HARPATA). Perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) memfasilitasi sepenuhnya kegiatan ini, yang dihadiri kurang lebih 100 karyawan. Informasi tentang HIV & AIDS kepada peserta terutama menyangkut cara penularan, cara pencegahan dan cara penanggulangannya sangat berguna dan bermanfaat bagi karyawan. Kegiatan ini diikuti secara antusias, sehingga setelah ditanya tentang pemahaman terhadap materi, hampir semua audien menjawab sudah paham. Harapan kedepan akan lebih banyak lagi perusahaan-perusahaan yang berperan serta dalam mensosialisasikan HIV & AIDS dan menjadi salah satu usaha bersama dalam upaya mengurangi penularan serta mengurangi stigma dan diskriminasi dalam program penanggulangan HIV & AIDS.




Kegiatan Sosialisasi Perusahaan PT. Karya Dewi Putra Katingan

Dalam kebersamaan sebagai mitra Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi KALTENG, Yayasan Harapan Taheta dipercayakan sebagai salah satu tim Pokja KIE HIV & AIDS. Bersama dan memiliki tujuan yang sama yaitu berupaya melakukan Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS di Provinsi Kalimantan Tengah. Salah satu kegiatan tersebut yaitu turut terlibat dalam melaksanakan “Sosialisasi/Penyuluhan HIV & AIDS di PT. Karya Dewi Putra Kabupaten Katingan”. Kegiatan ini melibatkan Yayasan Harapan Taheta, dimana yang menjadi narasumber diperusahaan ini yaitu Dedy SKM., M.Kes (Ketua Yayasan HARPATA). Perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) memfasilitasi sepenuhnya kegiatan ini, yang dihadiri kurang lebih 100 karyawan. Selain itu juga Pihak Perusahaan melakukan kegiatan yang sama juga kepada masyarakat sekitar yaitu di Desa Kalamanan. Baik masyarakat maupun karyawan sangat tertarik dan terbantu dalam mendapatkan informasi tentang HIV & AIDS yang selama ini masih tidak tersosialisasi dengan baik. Informasi terkait cara penularan, cara pencegahan dan cara penanggulangannya. Diharapkan akan lebih banyak lagi menyentuh ke setiap perusahaan-perusahaan dalam mensosialisasikan HIV & AIDS dan menjadi salah satu usaha bersama dalam upaya mengurangi Penularan serta mampu mengurangi stigma dan diskriminasi dalam program penanggulangan HIV & AIDS.






Kegiatan Sosialisasi Perusahaan PT. Hutan Sawit Lestari, Sampit Kotawaringin Timur

Kegiatan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Kalimantan Tengah bersama tim dari Yayasan Harapan Taheta dalam melaksanakan “sosialisasi HIV & AIDS dan Mobile VCT bagi pekerja/karyawan PT. Hutan Sawit Lestari, di Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur”. Kegiatan ini melibatkan Yayasan Harapan Taheta, dimana yang menjadi narasumber diperusahaan ini yaitu Dedy SKM., M.Kes (Ketua Yayasan HARPATA). Perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) memfasilitasi sepenuhnya kegiatan ini, yang dihadiri kurang lebih 100 karyawan dari 2 lokasi yaitu di bertempat di kantor Besar Operasional Perusahaan dan di kantor Pabrik Kelapa Sawit (PKS)/pengolahan CPO. Bersama dengan KPA  Provinsi KALTENG diharapkan akan lebih banyak lagi menyentuh kesetiap perusahaan-perusahaan dalam mensosialisasikan HIV & AIDS dan menjadi salah satu usaha bersama dalam upaya mengurangi penularan serta stigma dan diskriminasi dalam program penanggulangan HIV & AIDS. 




Kerjasama Yayasan Harapan Taheta dengan Niwano Peace Foundation

Pertengahan tahun 2018, Yayasan Harapan Taheta mencoba memasukkan proposal kepada beberapa lembaga donor internasonal, salah satunya adalah lembaga donor dari Jepang yaitu Niwano Peace Foundation. Proposal yang berjudul "Concern Response to Overcoming the Stigma and Discrimination of People with HIV-AIDS Through Interfaith Forums in the Province of Central Kalimantan", berhasil menjadi salah satu project yang mendapatkan Grand dari Niwano Peace Foundation

Yayasan Harapan Taheta mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Niwano Peace Foundation, yang telah membantu program program Yayasan Harapan Taheta yang berlandaskan kemanusiaan demi kedamaian khususnya di Kalimantan Tengah


Monday, 6 May 2019

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa

Yayasan Harapan Taheta, mengucapkan, selamat menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan untuk saudara saudara Umat Muslim diseluruh dunia. Semoga di bulan Ramadhan yang penuh rahmat dan ampunan, saudara saudara mendapat keberkahan dari Yang Maha Kuasa.



Friday, 12 April 2019

Pertemuan KESBANGPOL


“Sosialisasi Penguatan Kelembagaan Ormas/LSM tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka mendukung suksesnya Pemilihan Presiden dan Legislatif tahun 2019”


Yayasan Harapan Taheta diundang untuk menghadiri acara “Sosialisasi Penguatan Ormas/LSM Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka mendukung Suksesnya Pemilihan Presiden dan Legislatif tahun 2019”. Acara tersebut diprakarsai oleh Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (KESBANGPOL) Provinsi KALTENG yang dihadiri sebanyak kurang lebih 50 Peserta dari 32 organisasi/kelompok masyarakat. Pertemuan ini sangat baik agar lembaga/kelompok Organisasi Masyarakut turut membantu dalam mensukseskan serta membantu untuk memberikan rasa aman selama proses pesta demokrasi. Pertemuan tersebut juga bersama semua elemen membantu dalam menangkal “HOAX” atau berita bohong  yang selama ini terus menjadi pengganggu di masyarakat. Yayasan Harapan Taheta turut menghimbau kepada masyarakat agar "CERDAS" dalam mendapatkan Informasi,  “Cermati, Dapat Informasi Pasti, dan Saring/Salurkan”. Mari bersama tangkal “HOAX” dengan “CERDAS”. Salam CERDAS